Back to Kompasiana
Artikel

Iklim

Krismas Bayu Nugroho

aku ya aku,,,aku akan menjadi diri sendiri....

Global Warming

OPINI | 27 October 2010 | 14:35 Dibaca: 84   Komentar: 0   0

Berbicara tentang keadaan bumi kita sekarang ini, memang sangat memprihatinkan sekali, yang mana banyak sekali bencana yang melanda bumi ini.seperti halnya global warming, dimana global warming menjadi masalah saat ini serta sangat dikhawatirkan oleh manusia dibumi ini karena mengancam keselamatan semua makhluk hidup yang ada di bumi ini.

Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi.dimana kondisi tersebut sangat membahayakan keadaan bumi yang akan berdampak kepada manusia yang mendiami bumi ini.

hal-hal yang menyebabkan terjadinya pemanasan global,seperti halnya ;

1. efek rumah kaca

matahari yang memantulkan energinya ke bumi ketika sampai dibumi energi ini berubah dari cahaya menjadi panas dan membuat permukaan bumi ini terasa lebih hangat, dan panas ini akan diserap oleh permukaan bumi selanjutnya permukaan bumi akan memantulkan kembali sisa panas tersebut kematahari, namun sebagian panas ini yang berwujud radiasi akan terperangkap di dalam gas rumah kaca yang terdapat di dalam atmosfer.yang mengakibatkan radiasi tersebut tetap berada di bumi. tidak kita pungkiri efek rumah kaca ini memang sangat dibutuhkan oleh mahkluk yang ada di bumi ini,karena apabila tiak ada efek rumah kaca, planet bumi ini akan sangat terasa dingin bahkan dapat mengakibatkan permukaan bumi ini berubah menjadi es. Akan tetapi,apabila efek rumah kaca terlalu banyak tertangkap di atmosfer juga akan berbahaya bagi planet ini karena akan mengakibatkan pemanasan global atau yang sering kita kenal dengan global warming.

2. Efek umpan balik

efek umpan balik juga mempengaruhi terjadinya pemanasan global, efek umpan balik ini berupa pengaruh dari awan, sebenarnya hal ini juga sedang menjadi penelitian apakah pengaruh awan juga menyababkan terjadinya pemanasan global atau tidak. namun apabila awan dilihat dari bawah awan akan kembali memantulkan radiasi ke permukaan bumi sehingga akan mengakibatkan pemanasan pada bumi ini.sebaliknya apabila awan tersebut dilihat dari atas, awan akan memantulkan sinar matahari dan radiasi, sehingga meningkatkan pendinginan.

Umpan balik penting lainnya seperti halnya, hilangnya kemampuan memantulkan cahaya oleh es. Ketika temperatur global meningkat, es yang berada di dekat kutub akan mencair dengan kecepatan yang terus meningkat. Bersamaan dengan melelehnya es tersebut, daratan atau air di bawahnya akan terbuka. Hal ini akan menambah pemanasan dan menimbulkan lebih banyak lagi es yang mencair, dan akan terus berkelanjutan.

3. variasi matahari

Terdapat hipotesa yang menyatakan bahwa variasi dari Matahari, di tambah dengan kemungkinan diperkuat oleh umpan balik dari awan, dapat memberi kontribusi dalam pemanasan di permukaan bumi saat ini. Perbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya aktivitas Matahari akan memanaskan lapisan stratosfer sebaliknya efek rumah kaca malah akan mendinginkan lapisan stratosfer. Pendinginan lapisan stratosfer bagian bawah paling tidak telah diamat yang tidak akan terjadi bila aktivitas Matahari menjadi kontributor utama pemanasan saat ini. Dimana Penipisan lapisan ozon juga dapat memberikan efek pendinginan tersebut tetapi penipisan tersebut, Fenomena variasi Matahari apabila dikombinasikan dengan aktivitas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan serta juga telah memberikan efek pendinginan.

Ada beberapa hasil penelitian yang menyatakan bahwa peningkatan sensitivitas iklim dalam kontribusi Matahari mungkin sudah tidak ada gunanya untuk mengurangi pemanasan global. Dan hal ini telah diabaikan oleh semua khalayak dalam pemanasan global. Walaupun demikian, telah disimpulkan bahwa bahkan dengan meningkatkan sensitivitas iklim terhadap pengaruh Matahari sekalipun, karena sebagian besar pemanasan yang terjadi pada akhir-akhir ini disebabkan oleh gas-gas rumah kaca.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mau Ribut di Jerman? Sudah Ijin Tetangga …

Gaganawati | | 24 October 2014 | 13:44

Pesan Peristiwa Gembira 20 Oktober untuk …

Felix | | 24 October 2014 | 13:22

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Sedekah Berita ala Jurnalis Warga …

Siwi Sang | | 24 October 2014 | 15:34

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Pak Jokowi, Kemana Pak Dahlan Iskan? …

Reo | 3 jam lalu

Akankah Jokowi Korupsi? Ini Tanggapan Dari …

Rizqi Akbarsyah | 8 jam lalu

Jokowi Berani Ungkap Suap BCA ke Hadi …

Amarul Pradana | 9 jam lalu

Gerindra dapat Posisi Menteri Kabinet Jokowi …

Axtea 99 | 11 jam lalu

Nurul Dibully? …

Dean Ridone | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Angkuh …

Retna Kusumawati | 7 jam lalu

Transfusi Darah …

Raka Pratama | 7 jam lalu

Agama adalah Kebudayaan yang Disucikan …

Kawar Brahmana | 7 jam lalu

KPK Selamatkan Jokowi dari Intervensi …

Rusmin Sopian | 7 jam lalu

Jokowi dan Prabowo, Indonesia Kita …

Awaluddin Madjid | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: