Back to Kompasiana
Artikel

Iklim

Arsyawal Anadalle

life is an adventure

Arti Hibernate

OPINI | 12 April 2011 | 21:08 Dibaca: 5965   Komentar: 2   0

Pengen hibernasi,, Harap maklum ya kawan, saya sedang dalam fase hibernate / hibernasi.,, Emang hewan??? Yah sedang ada kesibukan lain saja yang membutuhkan perhatian serius.,

bicara soal hibernate, ini merupakan fase di dalam kehidupan hewan. Hibernasi bisa diartikan tidur yang teramat panjang dan nyenyak. Sering kita mengartikan hibernasi sebagai fase tidur. Tapi kenyataannya berbeda. Di saat tidur otak masih berfungsi dan masih mampu merespon keadaan lingkungan sekitar, bahkan kita bisa terbangun dengan cepat jika ada gangguan. Berbeda dengan hibernasi, fase ini bisa dikatakan mati suri. Hewan tidak bergerak sama sekali dan tidak akan terganggu dengan suara-suara gaduh di lingkungan sekitar.

Hibernasi sebenarnya merupakan adaptasi hewan terhadap perubahan cuaca. Ini seperti taktik untuk menyiasati perubahan suhu. Dengan melakukan hibernasi maka otomatis suhu tubuh hewan tersebut turun drastis setengah dari suhu tubuh normal. Namun sebelum berhibernasi para hewan akan terlihat rakus. Mereka mencari makanan sebanyak-banyaknya. Ini dilakukan untuk menyokong timbunan lemak dalam tubuhnya pada saat hibernasi, seperti cadangan makanan untuk waktu yang lama. Jadi kalau kalian menemukan seorang teman yang kelihatan lebih rakus dari pola makan biasanya. Bisa-bisa dia akan melakukan hibernasi. Bisa juga dia merupakan keturunan beruang? Hehehe..

Tidak sepenuhnya benar kalau yang melakukan hibernasi hanya warga beruang saja. Hampir semua hewan melakukan hibernasi, yaitu hewan berdarah panas dan dingin. Untuk yang berdarah panas seperti: kelelawar, hamster, marmut, beruang dan yang lainnya. Lebah, cacing tanah, katak, kadal dan ular merupakan beberapa hewan berdarah dingin yang berhibernasi.

Seandainya manusia bisa berhibernasi. Saat otak penuh dan tidak lagi bisa berpikir ataupun stress karena masalah duniawi bisa mengambil cuti dan melakukan hibernasi hehehe..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Heritage Kereta Api, Memadukan Bisnis …

Akhmad Sujadi | | 20 August 2014 | 08:31

Kabar Gembira, Kini KPK Ada TVnya! …

Asri Alfa | | 20 August 2014 | 11:16

Kesadaran Berdaulat Berbuah Ketahanan dan …

Kusuma Wicitra | | 20 August 2014 | 12:38

Saonek Mondi Sebuah Sudut Taman Laut Raja …

Dhanang Dhave | | 20 August 2014 | 12:13

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

Nikita Willy Memukul KO Julia Perez …

Arief Firhanusa | 6 jam lalu

Kalau Tidak Bisa Legowo, Setidaknya Jangan …

Giri Lumakto | 7 jam lalu

Di Balik Beningnya Kolang-kaling …

Hastira | 8 jam lalu

Menebak Putusan Akhir MK di Judgment Day …

Jusman Dalle | 9 jam lalu

Massa ke MK, Dukungan atau Tekanan Politis? …

Herulono Murtopo | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: