Back to Kompasiana
Artikel

Iklim

Arsyawal Anadalle

life is an adventure

Arti Hibernate

OPINI | 12 April 2011 | 21:08 Dibaca: 6014   Komentar: 2   0

Pengen hibernasi,, Harap maklum ya kawan, saya sedang dalam fase hibernate / hibernasi.,, Emang hewan??? Yah sedang ada kesibukan lain saja yang membutuhkan perhatian serius.,

bicara soal hibernate, ini merupakan fase di dalam kehidupan hewan. Hibernasi bisa diartikan tidur yang teramat panjang dan nyenyak. Sering kita mengartikan hibernasi sebagai fase tidur. Tapi kenyataannya berbeda. Di saat tidur otak masih berfungsi dan masih mampu merespon keadaan lingkungan sekitar, bahkan kita bisa terbangun dengan cepat jika ada gangguan. Berbeda dengan hibernasi, fase ini bisa dikatakan mati suri. Hewan tidak bergerak sama sekali dan tidak akan terganggu dengan suara-suara gaduh di lingkungan sekitar.

Hibernasi sebenarnya merupakan adaptasi hewan terhadap perubahan cuaca. Ini seperti taktik untuk menyiasati perubahan suhu. Dengan melakukan hibernasi maka otomatis suhu tubuh hewan tersebut turun drastis setengah dari suhu tubuh normal. Namun sebelum berhibernasi para hewan akan terlihat rakus. Mereka mencari makanan sebanyak-banyaknya. Ini dilakukan untuk menyokong timbunan lemak dalam tubuhnya pada saat hibernasi, seperti cadangan makanan untuk waktu yang lama. Jadi kalau kalian menemukan seorang teman yang kelihatan lebih rakus dari pola makan biasanya. Bisa-bisa dia akan melakukan hibernasi. Bisa juga dia merupakan keturunan beruang? Hehehe..

Tidak sepenuhnya benar kalau yang melakukan hibernasi hanya warga beruang saja. Hampir semua hewan melakukan hibernasi, yaitu hewan berdarah panas dan dingin. Untuk yang berdarah panas seperti: kelelawar, hamster, marmut, beruang dan yang lainnya. Lebah, cacing tanah, katak, kadal dan ular merupakan beberapa hewan berdarah dingin yang berhibernasi.

Seandainya manusia bisa berhibernasi. Saat otak penuh dan tidak lagi bisa berpikir ataupun stress karena masalah duniawi bisa mengambil cuti dan melakukan hibernasi hehehe..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 5 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 7 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Daffa (2thn) Atlit Cilik Taekwondo …

Muhammad Samin | 7 jam lalu

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | 8 jam lalu

Anak Muda Haruskah Dipaksa? …

Majawati Oen | 8 jam lalu

Gigi berlubang Pada Balita …

Max Andrew Ohandi | 8 jam lalu

Sosialisasi Khas Warung Kopi …

Ade Novit | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: