Back to Kompasiana
Artikel

Iklim

Thereal.khana

seorang pelaksana saya sekarang

Hujan Buatan

OPINI | 16 October 2012 | 10:30 Dibaca: 146   Komentar: 0   0

Kemarau yang cukup panjang beberapa waktu lalu memunculkan ide tentang hujan buatan. Hujan buatan sendiri merupakan suatu teknologi yang bertujuan meningkatkan dan mempercepat jatuhnya hujan.

Dalam proses mengadakan hujan buatan, awan, biasanya jenis awan Cumulus (Cu) akan disemai dengan menggunakan bahan yang bersifat higroskopik (menyerap air). Hal tersebut bertujuan agar proses pertumbuhan butir-butir hujan di dalam awan meningkat dan selanjutnya akan mempercepat terjadinya hujan.

Setelah lokasi awan diketahui, pesawat terbang yang membawa bubuk khusus diterbangkan menuju awan tersebut. Bubuk tersebut terdiri dari glasiogenik, berupa Perak Iodida, yang berfungsi membentuk es. Pesawat tersebut juga membawa bubuk untuk menggabungkan butir air di awan yang bersifat higroskopis, seperti garam dapur atau Natrium Chlorida (NaCl) atau CaCl2, dan Urea. Biasanya diperlukan 3 ton yang disemai ke awan Cumulus selama 30 hari.

Proses pembuatan hujan tersebut belum tentu berhasil dan dapat pula hujan turun di tempat yang tidak sesuai rencana. Oleh sebab itu, pada saat penyebaran bibit perlu memperhatikan arah angin, kelembaban, dan tekanan udara.

Hujan buatan biasanya dilakukan untuk mengatasi kekeringan yang berlangsung lama di suatu daerah, untuk memadamkan titik-titik api maupun untuk mengisi waduk.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalahkan Norwich, Liverpool Kian Dekat …

Achmad Suwefi | | 20 April 2014 | 19:54

Ketagihan “Pecel Senggol” …

Hendra Wardhana | | 20 April 2014 | 16:01

Kebijakan Mobil LCGC Yang Akhirnya Membebani …

Baskoro Endrawan | | 20 April 2014 | 13:30

My Mother Is…? …

Salmah Naelofaria | | 20 April 2014 | 15:03

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Awas Pacaran Sama Bule Player! Tips dari …

Cdt888 | 16 jam lalu

Mari Jadikan Sekolah Benar-Benar Sebagai …

Blasius Mengkaka | 17 jam lalu

Hargai Pilihan Politik Warga Kompasiana …

Erwin Alwazir | 18 jam lalu

Mandi Air Soda di Kampung, Ajaib! …

Leonardo Joentanamo | 19 jam lalu

Prediksi Indonesian Idol 2014: Virzha …

Arief Firhanusa | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: