Back to Kompasiana
Artikel

Iklim

Banjir di Jakarta

OPINI | 18 January 2013 | 10:07 Dibaca: 61   Komentar: 0   0

Mulai dari akhir tahun 2012 sampai sekarang awal tahun 2013 memang kita rasakan hujan cukup sering intensitas nya. Dan seperti apa yang kita lihat di tv bahkan kita rasakan juga yaitu Banjir yang hampir menggenangi seluruh Kota Jakarta Raya, kini makin parah. Hujan terus turun air, tanggul sudah tidak mampu untuk menahan debit air yang sangat kencang. Rumah-rumah terendam banjir, jalanan pusat kota yang setiap harinya gemerlap sekarang terlihat seperti Kolam besar dengan air yang sangat keruh. Kalau sudah seperti ini siapa yang bisa disalahkan? Tidak ada pastinya, disini bukan waktunya untuk menyalahkan. Tetapi waktu dimana kita mengintopeksi diri masing-masing.

Jangan lah menyalahkan segala infrasturuktur kota yang tidak baik atau menyalahkan pemerintah bahkan sedihnya menyalahkan Jokowi yang seperti kita tau beliau baru saja kurang lebih 3bulan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Tapi disini kita harus berpikir menagapa semua ini bisa terjadi? Mengapa banjir bisa terus menerus terjadi tiap tahunnya di Jakarta? Jakarta adalah Pusat Kota, Ibu Kota Indonesia, Cerminan kecil Indonesia tapi apadaya, sampah dimana-mana, lingkungan tidak di rawat dengan baik, gedung bertingkat sudah melampui batas banyaknya. Disini benar0benar dibutuhkan kesadaran kita akan lingkungan, kita hidup enak karna lingkungan karna bumi, tapi apa? kita tidak dapat merawatnya dengan baik. Maka sekarang lah bumi berbicara.

Teman-teman jadikanlah bencana banjir ini sebagai pelajaran. Janganlah banjir seperti ini atau abnjir lainnya terjadi dikemudian hari. Mulai lah sadar akan kebersihan dan kepedulian pada lingkungan. Sayangilah bumi ini sebagaimana kita menyayangi diri kita sendiri. Cintailah bumi ini sebagaimana kita mencintai diri kita sendiri. Dan rawatlah bumi ini sebagaimana kita merawat diri kita sendiri.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Agnezmo Masuk Final Nominasi MTV EMA 2014, …

Sahroha Lumbanraja | | 16 September 2014 | 19:37

60 Penyelam Ikut Menanam Terumbu Karang di …

Kompas Video | | 16 September 2014 | 19:56

“Penjual” Perdamaian Aceh …

Ruslan Jusuf | | 16 September 2014 | 17:33

Musim Semi di Australia Ular Berkeliaran …

Tjiptadinata Effend... | | 16 September 2014 | 15:54

Ibu Rumah Tangga, Profesi atau Bukan? …

Mauliah Mulkin | | 16 September 2014 | 13:13


TRENDING ARTICLES

Ahokrasi, Tepat dan Harus untuk Jakarta …

Felix | 12 jam lalu

Norman K Jualan Bubur, Tampangnya Lebih Hepi …

Ilyani Sudardjat | 12 jam lalu

Suparto, Penjahit Langganan Jokowi …

Niken Satyawati | 15 jam lalu

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 16 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Kalah 4-2, Persipura Masih Bisa Balas di …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Bahasa Menunjukkan Bangsa …

Alfarizi | 8 jam lalu

Hysteria …

Moch. Mishbachuddin | 8 jam lalu

Harga LPG 12Kg (NonSubsidi) Mencapai Harga …

Yulian Amalia | 8 jam lalu

Cesky Krumlov, Kota Cantik di Republik Ceko …

Mentari_elart | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: