Back to Kompasiana
Artikel

Limbah

Ñövå Zhà

♥(•̪●)seorang BMI Hong Kong ♥(•̪●)♥

Lingkungan Bersih Dan Sehat

REP | 08 August 2010 | 14:24 Dibaca: 7922   Komentar: 38   10

kapal penggangkut sampah

kapal penggangkut sampah

Sungguh aku kagum melihat kota yang bersih,gedung gedung yang menjulang tinggi di negeri beton ini.Betapa tidak ketika mengingat keadaan lingkungan di Indonesia di setiap tempat pasti akan menemukan sampah yang berserakan,orang orang dengan seenaknya membuang sampah sembarangan entah itu kertas ,plastik,kulit buah ataupun batang rokok bekas.Dari dalam mobilpun mereka dengan leluasa membuang sampah melalui jendela,meludah dengan seenaknya apalagi kadang ada yang pipis sembarangan hehehe…(pernah mergoki sih soalnya),sungguh rasanya geram sekali,apa mungkin karena di negara kita tidak ada denda sehingga orang orang bisa dengan mudah membuang sampah sembarangan ya? atau mungkin mereka tidak peduli dengan lingkungan yang bersih?..entah lah…sepertinya membuang sampah sembarangan itu sudah membudaya bagi masyarakat kita,lihat saja ketika para bmi lagi berlibur dan berkumpul di victoria park sampah sampah itu berserakan dimana mana sampai sampai petugas kebersihanpun kuwalahan mengumpulkan sampah sampah tersebut yach kalau ini sih maklum saja mungkin saking banyaknya orang kali hehehehe.

terlihat sampah berserakan

terlihat sampah berserakan

Tentunya sampah sampah yang berserakan itu akan mengurangi indahnya pemandangan dan bisa menggaggu kesehatan kita,misalnya saja banyaknya sampah sampah yang membusuk akan banyak juga lalat atau nyamuk yang berkeliaran sehingga mengganggu kenyamanan kita,maka marilah dengan kesadaran kita masing masing biasakanlah membuang sampah pada tempatnya.

Lain halnya dengan masyarakat di hongkong mereka sangat peduli sekali dengan kebersihan lingkungan mereka sehingga di banyak tempat misalnya di mall,di pasar,di jalan2 raya hampir di setiap sudut telah di sediakan tempat/tong sampah.

Di sinipun membuang sampah sembarangan ataupun meludah bisa di kenakan dendan sebesar hk $1500 mungkin sekitar rp 2 jt lumayan banyak bukan?!,sehingga masyarakat hongkong pun menyadari membuang sampah sembarangan bisa merugikan diri sendiri apalagi untuk lingkungan disekitarnya.

contoh yang baik

contoh yang baik

Tong tong sampah yang di sediakanpun akan di beda bedakan menurut jenis sampah masing masing selain tong sampah untuk sampah yang basah ,tersedia juga 3 tong sampah yang di jejer berdekatan,satu tong sampah untuk jenis sampah plastik,satu tong sampah untuk jenis sampah kertas dan satu lagi tong sampah untuk jenis sampah seperti kaleng2 bekas.Didekat apartemen apartement pun pasti tersedia gudang sampahnya yang setiap apartement ada petugas kebersihannya,karena sampah sampah tersebut sudah di beda2kan jenis jenis sampahnya sehingga para pekerja yang mengurusi sampah bisa dengan mudah menggangkut sampah sampah tersebut ketempat pengumpulan sampah sehingga akan lebih mudah untuk melakukan proses daur ulang dan tidak perlu membutuhkan banyak waktu untuk memilah milah jenis sampahnya…simpel kan?!

mobil penggangkut sampah

mobil penggangkut sampah

Sampah sampah tersebut di angkut kesuatu tempat yang jauh dari perkotaan proses daur ulangpun di lakukan di sana seperti di tsun mun,fanling dan beberapa tempat terpencil di hongkong ,untuk sampah sampah plastik yang tidak bisa di daur ulang biasanya di bakar dan untuk sampah yang bisa membusuk biasanya hanya di timbun.

Dan untuk pakaian pakaian bekaspun mereka memisahkanya sendiri sehingga untuk pakaian yang masih layak di pakai bisa di kumpulkan dan bisa di sumbangkan ke ke beberapa negara yang terkena bencana seperti cina dan taiwan waktu terkena bencana alam.

jadi marilah kita ciptakan lingkungan yang bersih dan jadilah masyarakat yang peduli akan kebersihan karena ”kebersihan adalah sebagian dari iman”.

salam sehat dan salam kompasiana.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Forest Mind: Menikmati Lukisan di Tengah …

Didik Djunaedi | | 22 October 2014 | 22:20

“Yes, I’m Indonesian” …

Rahmat Hadi | | 22 October 2014 | 10:24

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24

Presiden Jokowi Melanggar Hukum? …

Hendra Budiman | | 22 October 2014 | 17:46

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 9 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 9 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 10 jam lalu

MH370 Hampir Pasti akan Ditemukan …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Waspada Scammer di Linkedin, Temanku Salah …

Fey Down | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: