Back to Kompasiana
Artikel

Penghijauan

Ranggi Wirasakti

Penelusur Jejak Masa Lalu.. Semangat Untuk Negeri

Spirit untuk Menjaga Lingkungan dan Alam dari Al Qur’an

OPINI | 08 June 2011 | 06:00 Dibaca: 1527   Komentar: 1   0

Kota-Kota di Indonesia relatif kotor dan belum berselimut kearifan manusianya dalam menjaga lingkungan. Padahal Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, yang pada kitab sucinya sendiri mengajarkan untuk merawat Lingkungan secara keseluruhan. Sungguh Ironis..

Berikut Ayat-Ayat dari Al Qur’an sebagai Inspirasi dan Spirit Manusia agar jangan berbuat kerusakan lingkungan.

“Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan/kerusakan (lingkungan).

Qs. 2:205

Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.

Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.

Qs. 5: 64

Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

Qs. 7: 56

maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat kerusakan.

Qs. 7:74

janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman”.

QS. 7:85

II)ALLAH juga memperingatkan, apabila kita membuat kerusakan, kerugian itu pula yang akan kita alami sendiri

Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka membuat kezaliman di muka bumi tanpa (alasan) yang benar. Hai manusia, sesungguhnya (bencana) kezalimanmu akan menimpa dirimu sendiri; (hasil kezalimanmu) itu hanyalah kenikmatan hidup duniawi, kemudian kepada Kami-lah kembalimu, lalu Kami kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan

Qs. 10: 23

Syu’aib berkata: “Hai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan.

Qs. 11: 85

Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang daripada (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka, dan orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa.

QS. 11:116

III) Ancaman Jika Kita Melalukan Kerusakan di Muka Bumi Adalah

Orang-orang yang merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mengadakan kerusakan di bumi, orang-orang itulah yang memperoleh kutukan dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (Jahannam).

Qs. 13:25

Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan, saudara mereka Syu’aib, maka ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah olehmu Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan jangan kamu berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan”.

Qs. 29:36

IV) ALLAH melarang manusia untuk mengikuti orang yang melakukan kerusakan di muka bumi

dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas,yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan”.

Qs. 26:151-152

solo. 8 Juni 2011,. Panas, Ngantuk (1:00 AM)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menumbuhkan Minat Baca Anak Cara Pemerintah …

Benny Rhamdani | | 16 September 2014 | 10:01

Korupsi Politik Luthfi Hasan Ishaaq …

Hendra Budiman | | 16 September 2014 | 13:19

Jalan Kaki Camping Heboh di Mandalawangi …

Rahmat Hadi | | 16 September 2014 | 12:32

[Fiksi Fantasi] Runtuhnya Agate: …

Hsu | | 16 September 2014 | 05:54

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 6 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 8 jam lalu

UU Pilkada, Ken Arok, SBY, Ahok, Prabowo …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Ternyata Ahok Gunakan Jurus Archimedes! …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Revolusi Mental, Mungkinkah KAI Jadi …

Akhmad Sujadi | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

I Am Groot …

Jeba | 7 jam lalu

Peran Google Drive Sebagai Alternatif …

Agus Oloan | 7 jam lalu

Kesatria itu Bernama Norman …

Susy Haryawan | 8 jam lalu

[Fiksi Fantasi] Republikarnivor …

Den Hard | 8 jam lalu

[Fiksi Fantasi] Perawan Sunthi …

Siti Swandari | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: