Back to Kompasiana
Artikel

Penghijauan

Xavi Barca

Pencinta Bola, Pemerhati Entitas Lokal,

Kota Tangerang: Kota Industri Peraih Adipura

OPINI | 17 February 2013 | 09:08 Dibaca: 294   Komentar: 0   0

Pada tahun 2012 yang lalu Kementrian Lingkungan Hidup mengumum Kota Bekasi menjadi kota Metropolitan terkotor di Indonesia. Penghargaan memalukan seperti ini pernah diterima oleh Kota Tangerang di tahun 2006/2007. Menyesakan memang, tapi hal itu bukanlah sebuah akhir dan kematian sebuah kota, namun boleh jadi ini merupakan sebuah awal dari sebuah kerja besar demi membenahi kebersihan kota.

Kota Tangerang yang dahulu meraih gelar kota terkotor kini berubah menjadi kota fenomenal. Dalam waktu yang cukup singkat pada tahun 2010 kota Tangerang menerima penghargaan Adipura. Sebuah predikat yang membanggakan. Tak berhenti sampai disitu pada tahun 2011 kembali meraih penghargaan itu. Bahkan tahun lalu penghargaan itu kembali diterima oleh Kota Tangerang. Sebuah kerja fenomenal telah ditorehkan oleh kota Tangerang. Sebagai kota metropolitan dan kota industri, bukan hal mudah menyadarkan lebih dari 1.000.000 jiwa untuk secara sadar berperilaku aktif menjaga kebersihan. Bukan hal mudah juga bekerja sama dengan pihak industri untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan terutama dalam pengelolaan limbah yang menjadi momok menakutkan setiap kota Industri dan warga kota industri. Sungguh sebuah kerja menguras tenaga tentunya, tapi hasilnya tentu sudah bisa dirasakan.

Dibalik setiap kesuksesan selalu saja menyimpan ketidakpuasan dan pendapat miring mengenai Adipura, bahwa Adipura penuh kepura-puraan karena hanya menghias dan membersihkan jalan-jalan utama tapi tidak melihat hingga kesudut-sudut kota dan seluruh kota. Predikat Adipura selama tiga tahun berturut-turut rupanya cukup untuk menjawab pertanyaan itu. Apalagi jika kita lihat di pagi dan sore hari bagaimana kegigihan pasukan kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan menjaga kebersihan dan keindahan kota. Jalan-jalan disapu hingga bersih, pohon-pohon ditanam dan dirawat, taman-taman dibangun. Itu adalah bukti kongkrit. Kini Kota Tangerang memiliki Landmark tambahan selain Al Adzom, Puspem¸ Lap. Ahmad Yani, dan Taman Kali Cisadane yang menggambarkan kehijauan dan kebersihan yaitu Jl. Veteran dan Jl. TMP Taruna yang menjadi daerah hijau yang indah yang kini ramai menjadi alternatif wisata selain mall. Selain itu kini bisa kita lihat banyaknya taman-taman bermain yang dibangun disetiap kecamatan untuk anak-anak dengan konsep edukasi dan hijau yang menyejukan mata dan riuh dengan kebahagian. Contohnya bisa dilihat kecamatan Tangerang tepatnya di Kelurahan Nusajaya. Tidak tanggung-tanggung dua taman bermain yang luas dan hijau dibangun disana. Akhirnya, itikad baik pemerintah harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat agar tercipta Kota Tangerang yang bersih, sehat dan indah.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

5 Kompasianer Beropini tentang Paspampres …

Kompasiana | | 02 September 2014 | 15:41

Keuntungan-Keuntungan dari Kasus Florence …

Andreas Ab | | 02 September 2014 | 12:43

Plus Minus kalau Birokrat yang Jadi …

Shendy Adam | | 02 September 2014 | 10:03

Menyaksikan Sinta Obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | | 02 September 2014 | 12:19

Inilah Pemenang Lomba Kompetisi Blog ACC! …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 12:25


TRENDING ARTICLES

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 6 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 7 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 9 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Agung Laksono Lanjutkan Warisan Kedokteran …

Agung Laksono Berka... | 8 jam lalu

Mengenal Bunga Nasional Berbagai Negara di …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Cemburu Bukan Represent Cinta …

Diana Wardani | 9 jam lalu

“Account Suspended @Kompasiana Diburu …

Tarjo Binangun | 9 jam lalu

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: