Back to Kompasiana
Artikel

Penghijauan

Rumich Noverryza

Mahasiswa Teknik Industri, Universitas Mercu Buana, Jakarta

Jangan Kau Rusak Aku (Hutan)

OPINI | 14 April 2013 | 11:34 Dibaca: 113   Komentar: 0   0

Ironis jika kita melihat berita – berita yang beredar di media surat kabar maupun media online yang mengangkat tema tentang hutan. Sampai separah itu hutan di negeri ini menjadi korban ke serakahan orang – orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal sudah jelas fungsi dan manfaat hutan untuk apa yaitu sebagai cadangan karbon di alam serta habitat berbagai flaura dan fauna di muka bumi. Hutan menyimpan karbon dalam bentuk biomassa vegetasinya, sehingga mampu mengurangi emisi gas karbon dioksida yang ada di atmosfer bumi.

Konversi hutan salah satu penyebab terbesar mengapa hutan di negeri ini bisa lenyap sedemikian cepatnya. Ketidaktegasan pemerintah kepada pembuka lahan mengakibatkan penebangan hutan tidak terkontrol dengan baik, alhasil hutan lah yang menjadi korban harus kehilangan fungsi dan manfaatnya sebagai “paru – paru dunia”. Sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa hutan adalah aset penting bagi kelangsungan hidup bumi kedepannya nanti, kita harus senantiasa menjaga dan mengelola hutan kita dengan baik. Hutan ini milik kita bersama, sudah sepantasnya kita jaga dan kita rawat agar anak cucu kita tidak mengalami dampak yang buruk nantinya jika hutan benar – benar hilang. Kurun waktu 10 tahun terakhir, kata Rakhmat Direktur Eksekutif Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi, , luas kawasan hutan di Jambi yang mencapai dua juta hektare lebih, berkurang satu juta hektare akibat alih fungsi hutan secara besar besaran. Parahnya, alih fungsi hutan itu lebih diakibatkan konsesi perusahaan skala besar seperti pertambangan, HTI dan perkebunan sawit maupun karet. Melihat hal di atas sangat di sayangkan jika dibiarkan terus menerus, akan jadi seperti apa hutan kita nanti. Itu baru di daerah Jambi belum lagi daerah – daerah lain di luar Jambi. Perlu ada peninjauan khusus dari pemerintah agar deforesisai dapat belangsung dengan baik

Kesadaran masyarakat merupakan salah satu langkah awal yang diperlukan untuk mengurai berbagai permasalahan konservasi hutan di Indonesia. Pembangunan kesadaran wawasan lingkungan tersebut perlu dibina juga pada generasi muda yang merupakan komponen penting. Generasi muda memiliki peran penting karena mereka akan mewarisi pengelolaan hutan dan masyarakat di masa depan. Generasi muda dengan kesadaran lingkungan yang baik diharapkan akan menjadi tokoh-tokoh masyarakat yang pro konservasi hutan di masa depan. Setelah timbul kesadaran pada generasi muda dan masyarakat umum, diharapkan akan timbul kemauan untuk melakukan perubahan. Jagalah hutan kita, Selamatkan hutan kita!

http://hutanindonesia.com/1-juta-hektare-hutan-di-jambi-lenyap-10-tahun/

Mahasiswa Teknik Industri, Universitas Mercu Buana, Jakarta

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Manajemen Mudik …

Farida Chandra | | 25 July 2014 | 14:25

Quo Vadis Jakarta Baru? …

Shendy Adam | | 25 July 2014 | 14:41

Sensasi Rafting di Kali Oyo Gunungkidul …

Tri Lokon | | 25 July 2014 | 15:27

Keras, Tegas dan Tajam Suara Politik di …

Hendrik Riyanto | | 25 July 2014 | 12:45

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Dilema MK …

Akhmad Yunianto | 7 jam lalu

Kunjungan Clinton ke Aceh, Misi Kemanusiaan …

Rafli Hasan | 11 jam lalu

Demokrasi ala SBY Jadi Perhatian Pakar Dunia …

Solehuddin Dori | 12 jam lalu

Kebijakan Obama yang Bikin Ciut Nyali Orang …

Andi Firmansyah | 13 jam lalu

Mengapa Harus Jokowi yang Terpilih? …

Ryan Perdana | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: