Back to Kompasiana
Artikel

Penghijauan

Nanang Rahman

jika kata tak lagi bermakna, lebih baik diam saja.

Lingkungan

REP | 14 April 2013 | 12:29    Dibaca: 121   Komentar: 1   0

Kerusakan Lingkungan Karena Peristiwa Bencana

– Menurut penyebabnya, kerusakan lingkungan dapat terjadi akibat peristiwa bencana alam dan factor manusia.

Kali ini kita akan membahas tentang kerusakan lingkungan karena peristiwa bencana alam.

Akibat bencana gempa bumi dan tsunami
Gempa bumi merupakan peristiwa bergesernya lempengan bumi d daratan maupun dasar laut yang merambat ek permukaan bumi. Gempa bumi disebabkan oleh aktifitas gunung merapi atau vulkanik maupun aktifitas tektonik sepanjang jalur-jalur rawan bencana. Gempa bumi yang berpusat di dasar laut dapat menyebabkan tsunami atau disebut gelombang pasang besar dan mampu menghancurkan wilayah pesisir.
Gempa bumi yang berpusat tidak jauh dari kota atau pusat permukiman penduduk akan mengakibatkan kerusakan besar seperti berikut

  • Hentakan gempa yang besar dapat emngakibatkan tanah longsor, bangunan roboh atau retak
  • Merusak bangugnan waduk atau tanggul sehingga air meluap dan bajir besar
  • Menyebabkan kebakaran karena rusaknya installasi bangunan
  • Tanah, jalan raya atau jembatan merekah atau ambruk
  • Memakan korban jiwa makhluk hidup karena tertimpa reruntuhan atau tersapu oelh gelombang tsunami

Akibat Badai Silikon
Bada silikin atau disebut juga angin topan yan gterjadi dapat menghancurkan segala objek yang dilaluinya. Badai silicon yang berkekuatan besar mampu melewati daerah secara lebih luas. Apabila melewati daratan dan teruitama perukiman penduduk mengakibatkan kerusakan besar.

Akibat letusan gunung merapi

Gejala alam seperti letusan gunung merapi terjadi karena aktifitas magma di dalam perut bumi dan biasanya terjadi dengan disertai gempa. Kita hanya dapat memprediksi terjadinya letusan gunung berapi.
Letusan gunugn berapi tentu menimbulkan kerusakan-kerusakan lingkungan seperti berikut.

  • Abu bulkanik dan awan panas yang mengancam keselamatan jiwa makhluk hidup
  • Aliran lahar atau lava panas dapat menghanguskan apapun yang dilalulinya serta mendangkalkan sungai, Apabila disertai hujan, kemungkinan banjir pun tidak dapat dihindari.
  • Setelah dingin, bekas aliran lava ini akan membeku dan membatu, diaman tentu tidak dapat kembali diolah menjadi lahan pertanian yang maksimal.
  • Roboh atau musnahnya bangunan , jalan, jembatan dan sebagainya, akibat aliran lava panas dan atau akibat gempa vulkanik yang menyertainya

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sudut Perempuan Dalam Iklan Rokok …

Bai Ruindra | | 25 May 2015 | 15:54

Suksesnya Pagelaran Malang Youth Day 2015 …

Mbah Ukik | | 25 May 2015 | 18:28

[Nangkring] Bedah Copa América 2015 Bersama …

Kompasiana | | 25 May 2015 | 18:23

Menjaring Ide ala Cita Citata, Deep Purple …

Rumahkayu | | 25 May 2015 | 18:59

[Blog Competition] Selfie Moment …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 17:04


TRENDING ARTICLES

Meluruskan Opini Publik yang Keliru: Wakil …

Himam Miladi | 9 jam lalu

Wibawa Bupati Subang Ojang Sohandi, Jeblok! …

Jadiah Upati | 11 jam lalu

Saat Timnas Menanti Deadline FIFA, Thailand …

Achmad Suwefi | 17 jam lalu

Terobsesi Menulis Hingga Lupa Anak Istri …

Tjiptadinata Effend... | 21 jam lalu

Wacana Menristek Opsionalkan Skripsi, Kabar …

Liafit Nadia Yuniar | 22 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: