blog

competition

Kirim tulisanmu dengan tema
"Nabung Pohon Yuk!"

Menangkan ribuan
hadiah menarik dari
CIMB NIAGA.

Bang Bing Bung Yok Kita Nabung (Pohon)

REP | 09 May 2013 | 06:15 Dibaca: 553   Komentar: 4   1

JaJan sih boleh saja

Sisihkan buat nabung

Belanja sih boleh saja

Jangan lupa nabung

Sik asik asik nabung

Bung nabung nabung asik

Bing beng bang yok kita kebank

Bang bing bung yok kita nabung

Tang ting tung hey jangan dihitung

tahu tahu kita nanti dapat untung

Dari kecil kita mulai menabung

Supaya hidup kita beruntung

Untuk anak-anak yang lahir ditahun 80-90 an tentu saja  ingat dengan petikan lagu yang saya tulis diatas. Lagu yang mengkampanyekan kegemaran menabung untuk anak-anak.

Menurut saya, langkah mendidik anak-anak untuk mengajarkan kebiasaan baik adalah langkah yang terbilang sangat efektif. Anak-anak tanpa disadari akan merekam apa yang diingat dimasa kecilnya. Seperti halnya saya, saya juga suka menabung mungkin karena sejak kecil orang tua saya mengajarkan banyak hal tentang kebaikan termasuk menabung. Saya yakin banyak juga orang-orang yang bernasib sama dengan saya, memiliki kenangan diajarkan yang baik oleh orang tua mereka.

Maka dari itu, menanamkan kebiasaan baik juga saya terapkan pada anak-anak, seperti menabung. Dan ternyata mereka juga suka, mereka ingin keliling dunia dan ingin dan menjadi orang kaya. Saya hanya tersenyum dan mengaminkan saat mereka berkata ingin menjadi orang kaya.

Impian keliling dunia mereka sepertinya tidak main-main. Mereka sering sekali membeli buku-buku yang menceritakan keindahan beberapa negara. Dalam buku pelajaran, kedua anak saya sering menunjukannya “lihat, Ma Negara ini indah ya, banyak bunga yang indah.” Atau dilain gambar ” Ma, negara ini hijau ya terus akalau turun salju pohonnya putih semua.”

Saya lalu memberitahukan kepada mereka bahwa negara tersebut adalah negara yang sayang dengan bumi, dan sayang dengan anak-anak mereka, jadi mereka menanam pohon. Cerita dan pertanyaan mereka  semakin panjang dan ini menurut saya celah yang baik untuk menanamkan kebiasaan baik lain.

Sama-sama mengandung arti kata menabung. Anak-anak juga perlu ditanamkan menabung pohon karena jika kita terus menerus menghabiskan pohon untuk pembangunan saat ini, lalu apa yang akan pakai untuk anak-anak kita kelak untuk membangun kehidupan mereka?

Karena dengan bertambahnya jumlah pohon di bumi, maka berbagai timbal balik positif dari bumi juga banyak sekali kita dapatkan. Seperti Udara yang akan semakin sejuk dan sehat. Serta air yang merupakan faktor utama kehidupan juga akan selalu melimpah.

Karenanya dibutuhkan kesadaran sejak dini khususnya untuk kita bahwa, jangan hanya tabungan uang saja yang perlu kita tambah terus untuk kelangsungan kehidupan anak-anak. Dari segi lingkungan juga kita harus ikut mempersiapkan bumi yang layak untuk mereka huni.

Sebesar apapun uang yang kita tabung akan cepat habis jika dimasa depan anak-anak hidup dalam dunia yang tandus. Bagaimana mereka mendapatkan air bersih untuk kehidupan?

Sudah saatnya kita memikirkan, bagaimana menabung pohon . Seperti lirik lagu diatas. Belanja boleh saja, jajan juga boleh saja. Diibaratkan menebang pohon juga sah-sah saja apalagi untuk membangun rumah yang layak bagi anak-anak kita . Tetapi menanam kembali pohon adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.

Menabung pohon juga tidak serta merta hanya dilakukan oleh individu. Sangat dimengerti harga tanah di indonesia sudah sangat mahal, untuk menanam dalam jumlah besar secara individu tentu saja sulit. Pemerintah dan masyarakat harus berbagi tugas, menanam pohon skala kecil melibatkan masyarakat dan skala besar seperti hutan lindung adalah tugas pemerintah.

Peran serta semua pihak seperti pemerintah yang mempunyai hak dan andil lebih besar dalam mengambil keputusan sangat diperlukan. Pemerintah diharapkan mampu mengambil langkah-langkah tepat dalam merealisasikan bank-bank pohon (hutan lindung)  dan perlindungan terhadap kelestariannya.

Menabung dan Bank sangat berkaitan erat. Sesuai misinya Ternyata di Indonesia , telah ada Bank yang notabene tempat menabung uang, Juga berperan ganda dalam menabung pohon untuk kelestarian dan kemakmuran bumi. Wow, patut diacungi jempol dan diapresiasi dengan positif.

CIMB NIAGA telah berpikir maju beberapa langkah dari bank-bank lainnya dalam memberikan yang terbaik untuk anak cucu bangsa Indonesia. Sebagai individu yang baik kita tentunya harus menyambut baik ide-ide sehat dari siapapun agar kehidupan lebih baik.

Ayo saling mendukung dan bergandeng tangan , dengan menabung satu pohon satu orang di rumah kita masing-masing, maka saya yakin pasti dua atau tiga tahun lagi, tabungan kita akan bertambah bahkan berbunga seperti kita menabung uang di Bank. Apalagi jika di rumah kita terbiasa menanam pohon yang berbuah seperti mangga, Nangka, Jeruk, Alpukat dan lain-lain. Tentu kita akan mendapat manfaat ganda, selain rumah menjadi rindang, setiap beberapa bulan kita bisa memanen buah-buahan untuk dikonsumsi. Dengan begitu kita bisa menghemat uang belanja untuk membeli buah. Kelestarian ragam buah-buahan juga akan berlanjut sampai anak cucu . Wah, indahkan.

CIMB NIAGA juga menyumbang satu bibit pohon,  setiap  bertambah  satu nasabah di bank-nya. Sepertinya jika kita adalah orangtua yang baik tentu akan segera menjadi nasabah Bank Niaga untuk mendukung gerakan positifnya itu. Tak hanya itu, CIMB Niaga telah menyediakan rekening CIMB Niaga Peduli Lingkungan dengan nomor 064-01-64351-00-4. Melalui rekening ini, CIMB Niaga mengajak masyarakat untuk bisa berkontribusi terhadap lingkungan hidup, dengan mendonasikan dananya ke rekening tersebut.

Bing bing bang yok kita ke bank, bang bing bung yok kita nabung

tang ting tung hey jangan dihitung, tahu tahu kita nanti dapat untung

Tags: Array

Tulis Tanggapan Anda
Guest User