Back to Kompasiana
Artikel

Penghijauan

Harris Maulana

Penulis Buku "Rezeki Nomplok dari Kontes Blog - Tip dan Trik Cerdas Menang Kontes Blog" selengkapnya

Mengunjungi Tambang Batu Hijau Newmont, Sumbawa (Bagian 2)

REP | 21 May 2013 | 11:20 Dibaca: 278   Komentar: 2   0

Tulisan kedua dalam rangka program “Sustainable Mining Boot Camp Batch 3″ yang diadakan oleh PT Newmont Nusa Tenggara tanggal 12-20 Mei 2013. Tulisan Pertama dapat dibaca disini

***

Kami harus bangun jam 05.00 pagi untuk ikut pengambilan sampling air laut di lokasi penempatan tailing di dasar laut. Setelah sarapan kami langsung menuju pelabuhan Belete. Disana sudah siap kapal “Tenggara Explorer” yang siap mengantar ke titik pengambilan sample yang sudah ditentukan.

Kami cukup kaget ternyata kapal yang digunakan termasuk besar dan mewah. Ternyata kapal tersebut memang diperuntukkan untuk penelitian. Dalam kapal tersebut tersedia kamar untuk istirahat kapasitas 4 tempat tidur, ada ruang makan plus tempat pemutaran DVD jika bosan melihat laut. Dan itu adalah satu-satunya kapal penelitian yang ada di Indonesia yang didatangkan khusus dari Australia.

Jumlah kami dan crew total sebanyak 12 orang. Mereka adalah kapten kapal, tenaga ahli dari divisi enviro dan ABK yang siap membantu. Kami menuju titik pertama pengambilan sample di titik 24. Nakhoda tinggal memasukkan titik GPS dan kapal secara auto pilot menuju kesana. Canggih. Nakhoda tinggal mengatur kecepatan dan situasi ditengah laut. Suasana laut saat itu menurut mereka ombaknya bagus, padahal kapal sudah oleng terombang-ambing ombak. Wah gimana kalo cuaca buruk. Untuk pernah naik kora-kora jadi setidaknya sudah latihan terlebih dahulu.

Newmont42

Salut juga dengan Ibu Selly, seorang enginer yang harus membaca peta dan angka-angka di monitor sementara kondisi kapal goyang-goyang. Saya aja langsung pusing dan masuk kabin. Dan setelah tiba di titik pertama beberapa tabung dimasukkan ketempat semacam tabung besar yang sudah diikat tapi slink. Tali slink ini bisa mencapai kedalaman 1000 meter. Sementara untuk sample air yang diambil adalah yang berada lima meter diatas dasar laut.

Dalam hitungan menit tabung sample sudah sampai di dasar laut. Tercatat dalam monitor kedalaman mencapai 210 meter. Tabung terbuka secara otomatis dan air laut yang akan dijadikan sample masuk. Setelah selesai tali slink ditarik kembali ke atas. Setelah tiba diatas tabung dibuka dan air sample dimasukkan ke dalam tabung ukuran 1 liter, 500 gram dan 100 gram. Kapal bergerak ke titik 2 dan melakukan hal yang sama.

Setelah sukses pengambilan sample di tiga titik, akhirnya kami kembali ke dermaga Belete dan kembali ber kora-kor a ria. Saya lebih memilih tidur di kabin yang nyaman daripada mabuk laut.

Sesampainya di darat kami langsung menuju laboratorium penelitian air tersebut, setelah melalui proses penyaringan, air tersebut disimpan di lemari es yang suhunya sesuai standar yang ditetapkan untuk dikirim ke laboratorium yang ada di Bogor.  Hasil penelitian tersebut akan diketahui satu minggu setelah sample dikirim.

Setelah selesai kami juga mendapat penjelasan tentang program pemantauan marine dan ekologi. Program pemantauan enviromental marine terdiri dari profile kolom air laut (bulanan), kualitas air laut (quarterly), kualitas sedimen air laut, pasang surut air laut dan pengukuran suhu air laut (bulanan). Sedangkan pemantauan ekologi terbagi menjadi : terrestrial ecology, marine ecology dan project ecology seperti rekonsiliasi bentos pada tailing, fish basket survey dan pembuatan reefball.

Newmont41

Program-program diatas bukan hanya program yang diwajibkan oleh pemerintah tetapi juga atas inisiatif Newmont sendiri terhadap keberlangsungan ekosistem di wilayah tambang.

Setelah selesai acara penjelasan tersebut, lalu kami kembali ke townsite untuk bersiap-siap menginap di rumah penduduk.

***

Newmont56

Anak-anak SD Negeri 02 Malut

Kegiatan hari ke-5 dalam program “Sustainable Mining Boot Camp Batch-3” yang diadakan hari ini cukup padat. Pagi-pagi kami menjadi guru tamu di SD 02 Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Kami diberi kesempatan untuk mengisi kelas 3 dan tema yang diusung adalah “Cita Citaku”. Beragam jenis pekerjaan mereka sebutkan ketika kami tanya apa cita-cita mereka. Mulai dari pemadam kebakaran, dokter, artis, pemain bola dan yang paling anti maintsream adalah menjadi atlet parkour. Bayangkan anak desa yang jauh dari kota sudah mengenal parkour. Tidak lain dan tidak bukan internet sudah memperkenalkan olahraga tersebut kepadanya. Memang teknologi internet kini sudah menyebar kemana-mana menembut batas.

Mereka senang sekali ketika diakhir acara kami buatkan video tentang kegiatan yang berlangsung saat itu. Dan saat akan berakhir mereka meminta beberapa alamat kontak kami bahkan ada yang meminta  PIN BB dan akun jejaring sosial media. Luar biasa ya perkembangan anak-anak sekarang, pun di sebuah desa.

Newmont55

Cita cita Anak anak anak SDN 02 Malut dituangkan dalam tulisan

Tepat jam 12.00 dengan berat hati kami harus meninggalkan sekolah tersebut. Masih ada acara lain menanti. Untuk mengisi makan siang kami perlu menuju pantai Maluk yang beberapa hari lalu kami pernah singgah disini saat makan malam.

Namun sungguh berbeda pemandangan siang ini. Pantai Maluk indah sekali. Pasirnya cukup unik, tidak halus seperti biasanya tetapi butirannya agak besar seperti merica. Airnya juga jernih dan hijau. Pantai Maluk berada di sebuah teluk sehingga ombaknya tidak terlalu besar dan aman untuk kegiatan berenang. Bagian kiri dan kanan terdapat bukit. Bahkan beberapa teman kami tidak tahan melihat ini dan langsung berenang.

Newmont57

Pantai Maluk, Sumbawa Barat

Dua jam kami habiskan di tempat ini. Kemudian dilanjutkan untuk mengunjungi Bank Sampah Lakmus. Wah apalagi nih bank sampah.Tempat ini menampung sampah yang sudah ditentukan jenis dan harganya, jika nasabah ingin mendapatkan uang cash langsung, uang hasil penjualan bisa langsung dibawa pulang, tetapi bisa juga disimpan sebagai tabungan dan diberi buku tabungan seperti menabung di bank umum. Sampai saat ini sudah ada sekitar 300 nasabah dan saldo terbesar senilai Rp 2.000.000,- Ada juga nasabah seorang pelajar yang rajin menabung sampah dengan mengumpulkan sampah disekitar rumahnya. Uangnya ditabung dan ketika akan ujian dan memerlukan uang dia cairkan sesuai kebutuhan.  Adapun hasil sampah yang dibeli dari nasabah dijual kembali ke pedagang di Lombok. Saat ini Bank Sampah Lakmus sedang memesan alat pencacah plastik agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi lagi. Alat ini cukup mahal namun mendapat bantuan dari PT Newmont untuk pengadaan barang tersebut.

Newmont58

Jenis Sampah yang diterima di Bank Sampah Lakmus

Setelah dari Bank Sampah selanjutnya kami mengunjungi Comdev Center yang dibangun oleh Pihak Newmont sebagai pilot project sebagai contoh pengembangan budidaya pertanian dan peternakan oleh masyarakat. Disini kita bisa melihat peternakan sapi yang bisa menghasilkan kompos dan biogas. Kemudian ada beberapa tanaman yang bisa dibudidayakan di kawasan ini. Ada juga tempat pembibitan yang nantinya dibagikan kepada masyarakat yang berminat.

Disini pihak Newmont tidak hanya memberi penyuluhan kepada masyarakat tetapi langsung memberi contoh kepada masyarakat sekitar bahwa pengembangan budidaya pertanian dan peternakan bisa dilakukan dengan baik di kawasan ini. Memang kawasan ini memiliki jenis tanah yang kurang mendukung untuk pertanian, seperti tanahnya keras, jarang hujan, tetapi ada beberapa teknik yang bisa dilakukan dan berhasil. Kami juga sempat mencicipi buah-buahan yang sudah berbuah seperti jambu batu. Buah-buahan lain yang tumbuh subur diantaranya buah naga, sirsak, anggur, dll.

Newmont59

Comdev Center, Benete, Sumbawa Barat

Dari Comdev Center kami kembali ke tempat tinggal penduduk untuk packing. Siap-siap pindah ke rumah penduduk lainnya di Desa Sekongkang. Namun sebelumnya kami mengunjungi Tempat Penangkaran Penyu di Pantai Maluk. Namun sayang tukik (anak penyu) yang ada baru berusia dua minggu, sehingga belum waktunya untuk dilepas di laut. Karena jika dilepas belum bisa mempertahankan diri dan akan jadi makanan yang empuk bagi predator lainnya. Usia yang paling cocok adalah tiga bulan.

Ombak di Pantai Maluk seakan melambai-lambai untuk mengajak berenang. Dan tanpa komando kami semua rame-rame menceburkan diri ke dalam laut yang jernih. Jujur pantai ini sangat potensial untuk menjadi satu kawasan wisata unggulan di Kabupaten Sumbawa Barat. Pantai ini berada di teluk yang menjorok sehingga ombaknya tidak terlalu besar sehingga aman untuk berenang. Diapit oleh dua bukit yang hijau, sehingga menyegarkan pemandangan. Dan keunikan lainnya adalah pasirnya yang tidak halus. Bentuknya bulat-bulat seperti merica. Namun sayang, sunsetnya tidak sunsetnya tidak langsung ke laut karena terhalang bukit di sebelah kanan. Namun tidak mengurangi keindahan.

Tanpa terasa hari mulai gelap dan kami harus meninggalkan tempat ini menuju tempat penginapan baru di Desa Sekongkang.

Newmont54

Senja di Pantai Maluk, Sumbawa Barat

***

Semalam kami menginap di rumah kepada Desa Sekongkang Atas. Sementara teman-teman kami lainnya menginap di rumah kepada Desa Sekongkang Bawah. Kedua desa ini berada di kawasan lingkar tambang PT Newmont Nusa Tenggara. Secara de jure namanya masih menggunakan “desa” tetapi secara de fakto bentuk fisik desa ini sudah menjadi “kota”. Begitu lengkap fasilitas yang sudah ada di desa ini seperti layaknya sebuah kota. Mulai dari infrastruktur seperti jalan yang mulus, jaringan listrik, jaringan air bersih sampai fasilitas untuk pendidikan dan kesehatan.

Kebetulan kami tinggal tidak jauh dari Puskesmas Sekongkang Atas. Fasilitasnya sangat lengkap, ada klinik gigi, mata, ada fasilitas rawat inap, buka 24 jam dan semuanya gratis. Selain didukung oleh pemerintah, bantuan fisik juga didukung oleh PT Newmont Nusa Tenggara.

Untuk jaringan air bersih, penduduk Sekongkang memanfaatkan air yang berasal dari air terjun Sekongkang dengan menyalurkan melalui pipa, membuat kolam penyaringan dan menyalurkannya ke rumah-rumah penduduk dengan menggunakan pipa yang memanfaatkan grafitasi. Untuk pembangunan fisik juga mendapat bantuan dari PT Newmont Nusa Tenggara. Ke depan diharapkan bisa bekerja sama dengan PDAM untuk pemeliharaan dan pemasangan meteran di setiap rumah agar menjadi pemasukan bagi kas daerah.

Kami juga sempat mengunjungi air terjun tersebut dan setelah naik bukit sepanjang kurang lebih 1 km kami mendapatkan sebuah tempat yang sangat indah.Tempatnya agak tersembunyi. Perlu perjuangan eksta untuk mencapai tempat ini. Tidak berlebihan jika kami menyebut tempat ini sebagai tempat mandi putri dari khayangan dan Jaka Tarub mencuri selendangnya. Halah! Dan seperti biasa teman-teman langsung membuka baju dan mandi di tempat ini. Bukan hanya mandi tapi juga terjun dari batu dan dibuat video klip. Penasaran dengan videonya? tunggu saja nanti akan di upload di youtube.

Newmont61

Air Terjun Sekongkang Atas

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 13.30 dan kami harus kembali turun untuk makan siang dan perjalanan berikutnya.

Sumbawa Barat ini dikelilingi oleh pantai-pantai yang indah. Setelah kemarin puas mengunjungi Pantai Maluk, hari ini kami mengunjungi Pantai Lawar. Tempatnya agak masuk dari jalan raya. Kurang lebih 1 km masuk ke dalam masih menggunakan jalan tanah. Tempatnya cukup kecil karena diapit oleh dua tebing yang ada di kiri dan kanan pantai. Arusnya cukup deras sehingga cukup membahayakan untuk berenang. Disini pemandangannya bagus dan tempatnya sangat privasi. Jika ingin mendapat ketenangan tempat ini sangat cocok.

Newmont62

Pantai Lawar, Sumbaw Barat

Pantai lainnya adalah Pantai Rantung yang lokasinya tidak jauh dari Pantai Lawar. Bersebelahan hanya dihalangi oleh sebuah bukit. Awalnya kami santai saja didepan pantai. Namun kami cukup heran banyak bule yang membawa papan surfing ke arah kanan pantai. Akhirnya kami penasaran dan mengikuti jejaknya. Kurang lebih 1 km ternyata disana adalah surga bagi peselancar alias surfing. Ombaknya tinggi dan sangat menantang para surfer dari Australia tersebut. Kami menemukan belasan para surfer yang sedang mencoba bersahabat dengan ombak disana. Mungkin disini tempatnya karena sepi ya sehingga bule-bule tersebut betah surfing hingga berjam-jam. Hingga matahari terbenam.

Newmont64

Pantai Rantung, Sumbawa Barat

Banyak sekali potensi wisata alam di Sumbawa Barat ini. Mulai dari sekarang perlu dilengkapi fasilitas dan infrastrukturnya sehingga menjadi wisata yang layak dikunjungi oleh wisatawan. Bukan tidak mungkin akan menjadi daerah tujuan wisata favorit seperti pantai Kuta di Lombok.

Newmont65

Senja di Pantai Rantung

(bersambung)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

9 Mei 2014, Sri Mulyani Come Back …

Juragan Minyak | | 25 April 2014 | 10:12

Gitar Bagus Itu Asalnya dari Sipoholon, Lho! …

Leonardo Joentanamo | | 25 April 2014 | 11:08

Kesuksesan Kerabat Kepala Daerah di Sulawesi …

Edi Abdullah | | 25 April 2014 | 10:02

Selamat Hari Malaria Sedunia 2014 …

Avis | | 25 April 2014 | 11:08

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: