Back to Kompasiana
Artikel

Polusi

Sarjono Drs Mm

positif thingking

Lengkuas (Laos, Jawa) Pohon Pelindung Debu

OPINI | 13 January 2011 | 15:44 Dibaca: 678   Komentar: 10   2

Tidak lazim memang,pohon ini biasanya di tanam di kebun untuk di ambil umbinya sebagai bumbu masak bagi Ibu- Ibu rumah tangga. Awal nya kami sekedar iseng karena istri bersih- bersih dapur dan kebetulan ada umbi lengkuas yang hendak di buang,merasa sayang saja saya mencoba menanamnya di depan rumah di tepi jalan di luar pagar rumah.

Karena tidak mempunyai sisa tanah dalam pekarangan saya, hanya karena senang bertanam saja kami mencoba memanfaatkan sedikit tanah kosong di tepi jalan sepanjang depan rumah, kami manfaatkan dengan tanaman jambu dursono dan matoa  yang sudah ada sebelumnya bahkan beberapa kali  sudah berbuah cukup lebat,dan kita panen bersama -sama dengan tetangga terutama anak - anak maklum tanah milik bersama,inilah yang menjadikan kebahagian bersama bisa bermanfaat untuk banyak orang.

Di sela - sela pohon besar itu kami tanam ubi lengkuas dan ternyata bisa tumbuh subur daunya tumbuh lebat dan beranak banyak sekali hampir memenuhi pinggir jalan sepanjang pekarangan kami,sehingga mirip seperti pagar hidup di depan rumah kami, sehingga kalau di lihat dari luar teras kami tidak terlihat karena tertutup pohon lengkuas ini,Umur pohon ini sudah lebih empat tahun tidak pernah kering sehingga apabila musim kemarau tiba di mana banyak debu beterbangan bisa menghambat/menahan debu yang seharusnya  masuk teras.

Sepengetahuan kami dahulu,  pohon ini umurnya tidak panjang  namun setelah kami mengetahui dan menanam sendiri umurnya ternyata bisa  hidup lama dan tidak mati -mati, serta daunya selalu segar.kemungkinan ini terjadi karena apabila tanah sedikit kering sering kami siram sehingga kondisi tanah  selalu basah.

Inilah sedikit manfaat lain dari lengkuas , dimana untuk beberapa hari ini istri saya sering rasan -rasan mau mbabati pohon ini karena sudah terlalu rimbun,namun saya selalu beralasan aja ndisik -aja ndisik , eman-eman segeeere ,,,,,,,,itu lho,,,,,,,

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 9 jam lalu

Benarkah Soimah Walk Out di IMB Akibat …

Teguh Hariawan | 10 jam lalu

Kisah Nyata “Orang Vietnam Jadi …

Tjiptadinata Effend... | 12 jam lalu

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 15 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

V2 a.k.a Voynich Virus (Part 21) …

Ando Ajo | 9 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu

Pemuda Solusi Terbaik Bangsa …

Novri Naldi | 11 jam lalu

Rasa Yang Dipergilirkan …

Den Bhaghoese | 11 jam lalu

Kisah Rhoma Irama “Penjaga …

Asep Rizal | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: