Artikel

Polusi

Cak Lim (penghulu)

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

katakan tanpa gugup . guguplah saat membukanya saja

Banjir yang Salah Tempat


OPINI | 09 April 2011 | 14:22 Dibaca: 77   Komentar: 1   Nihil

Kapan Banjir di sini . bukan di sana ? itu ucapan yang kadang aku merasa heran. banjir bagai sebagai orang itu musibah. namun tidak bagai orang daerahku  yang tahu sisi positif dari banjir.

Keadaan gresik bagian selatan yang beberapa hari ini di kepung banjir. ternyataan tak di alami oleh wilayah utara yang terdapat tambak ikan yang pernah sukses dengan ikan dan udang windu.

Banjir yang kusebut bukanlah banjir bercampur sampah yang sering terjadi kota besar seperti jakarta. banjir yang kumaksud bermanfaat untuk memperbaiki ekosistem perikanan air darat yang sudah terkontaminasi oleh berbagai macam zat kimia yang tidak mudah larut.

Cerita tentang banyaknya tumbuhan buah-buah seperti pohon pisang,jambu biji , sirsak menunjukan bahwa tambak di wilayahku memang sangat subur. tak seperti sekarang yang hanya berisi ikan yang hidup dengan kadar garamya agak tinggi. di sekitar tambak tumbuh tanaman yang tidak produktif yang tidak seperti pohon buah yang mempunyai manfaat ekonomis.

Kawan Kera ekor panjang yang hidup di sepanjang aliran begawan solo yang kadang  mengujungi tambak untuk mengambil sedikit buah untuk di makan. hal menjadi kehidupan manusia - tumbuh - hewan sangat harmonis sungguh kehidupan yang tak akan di temu di pulau jawa saat ini.

Kehidupan yang kadang membuat seorang kakek tua berujar ” apa karena tidak ada banjir hingga kehidupan menjadi seperti ini, yang kaya dan yang miskin dalam menjalani kehidupan di tambak sasama mengeluh dengan keluhan.

Benar apa kata orang beriman , di balik cobaan sesungguhnya akan datang rizki yang besar .yang kadang orang bilang merugikan namun bagi orang lain berkah . aku hanya bisa berpikiran . tuhan maha adil walau nalar tak akan bisa .

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: