Back to Kompasiana
Artikel

Polusi

Dzulfikar

Tukang jalan, suka nulis review @DzulfikarAlala About.Me/Dzulfikar delapanempat[at]gmail.com

Kondisi Situ Cipondoh Tangerang Kurang Terawat

REP | 02 October 2012 | 01:59    Dibaca: 651   Komentar: 4   2

Cipondoh (dok.pribadi)

Cipondoh (dok.pribadi)

Inilah kondisi Situ Cipondoh Tangerang pada tanggal 29 September 2012. Hampir semua permukaan air danau dipenuhi oleh tumbuhan air. Saya tidak tahu apakah ini sebuah keuntungan bagi situ atau malah sejenis hama. Yang jelas menurut seorang warga yang sedang memancing disitu tumbuhan air ini disebut Apu-Apu.

Bagi saya kondisi ini sangat memprihatinkan. Meskipun menurut penuturan warga bahwa pada hari-hari biasa Situ Cipondoh ini selalu dibersihkan dari sampah dan tumbuhan yang hampir menutupi 50 persen danau. Belum lagi ditambah beberapa warung kaki lima yang mangkal di bibir-bibir danau yang bisa dianggap penyumbang utama sampah-sampah yang berserakan hingga terbawa angin entah sengaja atau ditidak disengaja hingga ke tepian danau.

Cipondoh (dok.pribadi)

Cipondoh (dok.pribadi)

Situ Cipondoh masih masuk wilayah Tangerang Kota yang di pimpin seorang walikota bernama Wahidin Halim. Saya cukup mengenal sosok Wahidin Halim adalah walikota yang jujur dan amanah. Kerabat mantan Menteri Hassan Wirayuda ini adalah pemimpin yang dicintai warga. Meskipun kalah dalam pemilihan gubernur Banten lalu namun saya berharap bapak Wahidin tidak berputus asa untuk tetap mengurus Tangerang dengan sepenuh hati.

Saya sebagai warga Pamulang pun sedih melihat kondisi beberapa Situ di Pamulang yang harus di korbankan karena pelebaran jalan. Paku bumi berpuluh-puluh di pasang di pesisir Situ Cileduk dan Situ Pamulang di daerah Pamulang, Tangerang Selatan. Walikota Airin Rachmy Diani yang juga kerabat gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah memang telihat banyak memperbaiki infrastruktur mulai mengecor jalan-jalan di beberapa kampung hingga jalan utama. Namun jangan juga ibu Walikota melupakan lahan hijau bagi publik, warga Pamulang.

Jika kondisi ini dibiarkan terus menerus justru keberadaan Situ akan terancam. Contoh paling nyata adalah lenyapnya bagian Situ Pamulang yang harus di korbankan demi membangun sebuah Mall. Semoga para pemimpin bisa lebih arif dan bijaksana dalam mendukung program penghijauan dan penyelamatan lingkungan demi masa depan dan warisan bagi anak cucu generasi bangsa. Kalau bukan kita yang menjaga dan menyelamatkan siapa lagi yang akan kita andalkan?

Salam Hangat

PS. Foto diambi dengan bantuan aplikasi Camera 360 dengan filter HDR. Aplikasi bisa anda dapatkan di Play Store bagi anda pengguna Android. :)

http://gurubimbel.tumblr.com

@gurubimbel

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Syifa Annisa, Mahasiswi Penderita Glukoma …

Pepih Nugraha | | 29 May 2015 | 18:48

Noken yang Mendunia …

Ignas Ona | | 29 May 2015 | 14:30

Warga Tanakeke Mencoba Berdaya di Tangan …

Mustam Arif | | 29 May 2015 | 16:01

Padang Mangateh, New Zealand-nya Ranah …

Akbarmuhibar | | 30 May 2015 | 02:17

“Jempolan!” Siswa SMK Yayasan …

Asep Rizal | | 29 May 2015 | 22:25


TRENDING ARTICLES

Gagal Jadi Mualaf …

Yo | 15 jam lalu

Managerial Meeting Berlangsung Alot, Timnas …

Af Yanda | 17 jam lalu

Nasib Pelapor Beras Plastik …

Pical Gadi | 17 jam lalu

Petral Ternyata Tidak Berdosa, Bukan Sarang …

Asaaro Lahagu | 17 jam lalu

Gambar Cibiran terhadap FIFA Meramaikan …

Ardiansyah | 18 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: