Back to Kompasiana
Artikel

Polusi

Lusia Lulu

Mencoba menulis , berbagi cerita , memperkaya ilmu

Pengelolaan Limbah Rumah Sakit

REP | 31 October 2012 | 15:26 Dibaca: 2951   Komentar: 0   0

Limbah merupakan sisa hasil dari suatu kegiatan. Limbah rumah sakit adalah semua limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah sakit. Limbah harus dikelola dengan baik agar tidak mencemari lingkungan. Menurut Permenkes no 1204 th 2004 mengenai Persyaratan Lingkungan Rumah Sakit, RS wajib melakukan pengelolaan limbah. Pengelolaan limbah yang baik akan mengurangi dampak penularan penyakit dan efek negatif dari alat / bahan yang digunakan dalam mendukung kegiatan di Rumah Sakit.

Limbah rumah sakit adalah semua limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah sakit dalam bentuk padat, cair, dan gas yang mengandung mikroorganisme pathogen, bersifat infeksius, bahan kimia berbahaya dan sedikit bersifat radioaktif. Limbah padat rumah sakit dibedakan menjadi limbah padat medis dan non medis. Limbah padat medis dibedakan menjadi limbah infeksius, limbah patologis, limbah benda tajam, limbah farmasi, limbah sitotoksis, limbah kimiawi, limbah radioaktif, limbah kontainer bertekanan, dan limbah dengan kandungan logam berat yang tinggi.

Limbah cair adalah semua air buangan termasuk tinja yang berasal dari kegiatan rumah sakit yang kemungkinan mengandung mikroba pathogen, infeksus, bahan kimia, dan radio aktif, serta darah yang berbahaya bagi kesehatan.

Limbah gas adalah semua limbah yang berasal dari gas yang digunakan di rumah sakit. Limbah gas yang lain seperti sisa pembakaran incenerator, dapur, generator, obat sitotoksis. Pembuangan melalui cerobong / saluran khusus.

Minimalisasi limbah adalah upaya yang dilakukan rumah sakit untuk mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan dengan cara mengurangi bahan (reduce), menggunakan kembali (reuse), dan daur ulang (recycle).

Limbah tidak boleh dibuang langsung ke tempat pembuangan akhir limbah domestik sebelum aman bagi kesehatan, tetapi menggunakan cara dan teknologi pengolahan atau pemusnahan limbah medis dan jenis limbah medis yang ada.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Serunya Travelling dengan Menumpang …

Putu Teguh Satria A... | | 18 April 2015 | 16:30

Ini 5 Signal Penting Latihan Panjat Tebing …

Den Bhaghoese | | 18 April 2015 | 20:17

[JNE BALI] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:11

Bumi Makin Panas …

Johanis Malingkas | | 18 April 2015 | 19:53

Mari Lestarikan Air bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03


TRENDING ARTICLES

PSSI Dibekukan, Kemenangan Sepak bola …

Radhea Heqamudisa | 10 jam lalu

Membully Gibran, Jokowi Haters Blunder Besar …

Hanny Setiawan | 11 jam lalu

PSSI, Persatuan Sepakbola Seluruh …

Reno Dwiheryana | 11 jam lalu

Jokowi akan Mengganti Ridwan Kamil? …

Daniel H.t. | 15 jam lalu

Menpora Batal Hadiri KLB PSSI di Surabaya …

Hery | 17 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: